Pemanfaatan lahan rumah melalui program unggulan Apotek hidup dengan tanaman rempah herbal

Authors

  • Muhammad Riswandi Gunawan Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Alya Aulya Nurullita Senina Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Aprilika Haqiqi Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Dara Amelia Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Fakhri Ramadhan Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Fikri Rasidia Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Josua Sonniwinter Gultom Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Maynella Dwi Diningrum Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Muhammad Ady Setiyawan Ramadhan Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Herry Ramadhani Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Silviana Purwanti Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Hamdani Hamdani Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia
  • Noor Alam Hadiwijaya Politeknik Negeri Samarinda, Indonesia
  • Andri Syafrianto STMIK Elrahma, Yogyakarta, Indonesia
  • Heru Ismanto Universitas Musamus, Merauke, Indonesia
  • Muh. Jamil 5Universitas Widya Gama Mahakam, Samarinda, Indonesia
  • Juliyanti Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur, Samarinda, Indonesia
  • Putri Rinda Pratiwi Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur, Samarinda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53622/intekmas.v2i1.261

Keywords:

Herbal;, Rempah;, Pekarangan;, Apotek;, Obat

Abstract

Tanaman rempah herbal dapat mudah ditanam di area pekarangan rumah sebagai bahan alternatif bumbu dapur dan produk rempah. Kelurahan Simpang Tiga, Loa Janan banyak sekali lahan kosong yang tumbuh tanaman liar yang memilili tanah yang subur. Hal ini yang melatar belakangi diadakannya program unggulan Apotek Hidup dengan memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami tanaman herbal dan rempah supaya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam pembuatan obat herbal ataupun bumbu masakan. Metode pelaksanaan pengabdian ini memanfaatkan lahan kosong yang subur untuk digunakan penanaman rempah herbal dengan cara penyempaian jenis tanaman obat herbal seperti kunyit, bawang Dayak, jahe dan lainnya. Sasaran program kerja ini ialah warga Kelurahan Simpang Tiga RT 29. Metode yang digunakan yaitu pendekatan sosial dengan melibatkan warga untuk turut andil dalam prosesnya. Hasi pengabdian pada masyarakat ini menjadikan apotek hidup untuk edukasi kepada warga tentang manfaat menanam tanaman obat dan rempah di pekarangan rumah. Dengan keikutsertaan warga dalam proses penanaman, warga dapat mengetahui bagaimana menanam tanaman obat yang sesuai. Hasil pembibitan tanaman obat kemudian diserahkan kepada warga setempat dalam memberikan lahan hibah apotek hidup untuk dikelola secara mandiri.

Downloads

Published

2024-08-18

Issue

Section

Articles

Citation Check

Most read articles by the same author(s)